Tuesday, November 10, 2015

Warga Desa Botolakha, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, digemparkan, mendapat kabar penemuan ikan duyung yang terdampar di salah satu lokasi wisata, di Pantai Marisa Botolakha, sebagian warga menganggap bahwa terdamparnya ikan duyung tersebut dampak dari Gempa berkekuatan 5,8 SR yang terjadi kemarin, Jum’at (08/05/2015).



Ikan duyung tersebut, baru pertama kali ditemukan terdampar di Pantai Marisa. Warga Desa Botolakha yang secara kebetulan mendengar informasi tersebut, berduyun duyun melihat ikan tersebut berada di pinggiran pantai.

Menurut Ismail, salah seorang warga yang melihat ikan duyung, sebaiknya warga kembalikan saja di laut agar dapat hidup kembali. Diketahui, ikan tersebut masih bergerak-gerak saat ditemukan.

Menurut sebagian warga, ikan tersebut ditemukan pukul 16.00 WIB oleh anak-anak yang sedang bermain-main di tepi pantai.

“Ikan duyung itu, panjangnya sekitar 2 meter dengan diameter di perkirakan 60 ke 60 cm,” jelas Ismail, Sabtu (09/05/2015).

Warga pun semakin ramai melihat ikan duyung tersebut, tak terkecuali ada warga yang ingin memelihara ikan duyung tersebut.

"Ikan duyung ini adalah ikan yang dilindungi, sehingga sebagian warga sepakat untuk melepas kembali," ungkapnya, Sabtu (09/05/2015).

Karena dilindungi, akhirnya warga sepakat untuk melepaskan ikan yang bisa mengeluarkan air mata itu ke laut lepas di Pantai Marisa, Kecamatan Botolakha, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.


0 comments:

Post a Comment