Sabtu, 23 Februari 2013

Rem Blong, Kontainer Pengangkut Oli Tabrak Pengguna Jalan, 18 Tewas !!

Relanews- Kecelakaan tragis kembali terjadi, kali ini di daerah Cianjur. Sebuah kontainer bermuatan oli secara beruntun menabrak pengguna jalan yang lain akibat rem blong. Tidak tanggung-tanggung, tercatat hingga artikel ini ditulis 18 orang dinyatakan meninggal dunia akibat insiden tersebut 10 orang kritis/luka berat dan beberapa lainnya luka-luka. Korban yang sebagaian besar diduga adalah karyawan pabrik sepatu yang sedang mengantri untuk masuk kerja tidak jauh dari lokasi kecelakaan.

Kamis, 21 Februari 2013

Penembak Jitu Israel Posting Foto Bocah Palestina Sebagai Sasaran tembak

Realnews - Anak-anak Palestina dapat dikatakan sebagai aset yang sangat bernilai dalam perjuangan kemerdekaan Palestina. para pemimpin palestina pun menegaskan bahwa selain Masjidil aqsha hal penting lainnya yang harus dilindungi adalah anak-anak Palestina. 

Ribuan anak Palestina telah menjadi korban keganasan zionis, bahkan mantan PM Israel Ariel Sharoon saat masih menjabat sebagai perwira militer pernah menyatakan bahwa target utama Israel adalah bocah-bocah Palestina. Karena dengan membiarkan bocah-bocah tersebut tetap 'hidup' sama saja memupuk serta membiarkan potensi perlawanan dan itu sangat berbahaya di masa yang akan datang.

Dunia kembali di buat heboh dengan munculnya foto yang di upload oleh salah satu personil militer israel yang berposisi sebagai Sniper (penembak jitu) bernama Mor Ostrovski. Foto yang di upload melalui situs Instagram memperlihatkan foto kepala seorang bocah yang menjadi sasaran tembak dari teropong senapan.

Ostrovski yang bertugas di unit sniper dan foto tersebut memperlihatkan tampak belakang seorang anak laki-laki yang sedang duduk di tengah titik sasaran tembak. Para aktivis menyebut foto tersebut "tak berperasaan dan tak manusiawi".

Sabtu, 09 Februari 2013

Ternyata Arab Saudi Menjadi Pangkalan Udara Rahasia CIA

Realnews - Buntut dari gencarnya serangan bertarget AS atas organisasi dan perorangan yang di anggap berafiliasi atau terkait jaringan terorisme global yang kebanyakan berada di Timur Tengah membongkar adanya dugaan kantung-kantung operasi spionase dan intelejen sangat rahasia di seputaran Timur tengah. Terbaru dikabarkan ditemukan pangkalan rahasia AS di negara tempat agama Islam lahir.
 
seperti realnews kutip dari seputar6.com Agen rahasia Amerika Serikat (CIA) ternyata mengoperasikan pangkalan udara rahasia untuk pesawat tak berawak (drone) di Arab Saudi. Sudah dua tahun, tapi baru kini terkuak! Fasilitas tersebut didirikan untuk memburu anggota organisasi teror Al Qaeda di Semenanjung Arab, yang berbasis di Yaman.

Seperti dimuat BBC, Rabu (6/2/2013), dari pangkalan itulah, sebuah pesawat tak berawak diterbangkan pada September 2011, yang membunuh Anwar al-Awlaki, ulama radikal Al Qaeda kelahiran AS yang dilabeli sebagai "teroris global" oleh otoritas AS.

Saat itu, keberadaan pangkalan ini sejatinya sudah terendus awak media AS, namun belum ada yang memberitakannya.

Sebab, pejabat senior pemerintahan khawatir pengungkapannya akan melemahkan operasi pemberantasan terorisme, sekaligus berpotensi merusak kerjasama anti-teroris kolaborasi AS-Arab Saudi. Dan terutama, isu ini amat sensitif, baik secara politik maupun reliji.

Kamis, 03 Januari 2013

Gadis Korban Pemerkosaan Brutal Dalam Bus di India akhirnya Meninggal

sumber Foto (facebook)
Realnews - Gelombang protes dan petisi terhadap aksi pemerkosaan brutal terhadap gadis 23 tahun, seorang mahasiswi kedokteran di India meluas, bukan hanya di India, mata dunia makin tajam menyoroti kasus tersebut pasca meninggalnya gadis korban pemerkosaan tersebut 29 Desember lalu. Setelah berjuang hidup selama beberapa minggu dan sempat koma lebih dari 5 kali, perjuangan sang gadis untuk tetap hidup berakhir di RS Mount Elisabeth Singapore.

Sebuah pernyataan dari rumah sakit mengatakan perempuan itu "meninggal dengan damai" pada Sabtu pagi ketika didampingi oleh keluarganya. "Pasian berada dalam kondisi kritis yang ekstrim sejak tiba di rumah sakit Mount Elizabeth," kata kepala eksekutif rumah sakit Kelvin Loh. 

"Dia telah menderita dari sejumlah kegagalan organ, menyusul cedera serius di tubuh dan kepalanya. Dia bertahan untuk hidup cukup lama melawan penderitaan tetapi trauma yang dialami tubuhnya sangat parah."

"Kami mendapat kehormatan dipercaya untuk merawat dia dalam perjuangan akhirnya," kata Loh.

Sebuah tim yang terdiri dari delapan spesialis telah mencoba membuat kondisi pasien stabil, tetapi kondisinya terus memburuk setelah dua hari tiba di rumah sakit Mount Elizabeth, tambah dia. Pejabat dari Komisi Tinggi India juga hadir ketika pasien meninggal. Menteri dalam negeri India mengatakan pemerintah memutuskan untuk mengirimkan korban ke luar negeri atas rekomendasi dokter yang merawatnya di India.

Pemerkosaan yang terjadi secara brutal pada awal Desember 2012 lalu dilakukan oleh 6 orang laki-laki di dalam sebuah bus, menurut berbagai sumber dari media online Internasional seperti Daily Telegraph dan BBC, kronologis kekerasan seksual dan penganiayaan tersebut dimulai saat sang gadis bersama pacarnya pulang dari menonton bioskop. Dan menaiki sebuah bus dimana didalamnya terdapat anggota geng yang di duga mabuk.