Wednesday, November 18, 2015

5 Mainan Paling Mengerikan Asal Jepang - Sementara Asia memiliki berbagai mainan aneh dan tidak biasa, Jepang memimpin dalam menciptakan barang-barang yang benar-benar aneh. Dari ‘Road Kill Cat‘ hingga seorang wanita tanpa kaki.

Berikut adalah 5 Mainan Paling Mengerikan Asal Jepang :


Mainan Paling Mengerikan Asal Jepang


Mainan yang satu ini adalah untuk orang orang yang meremehkan cerita tentang kematian hewan peliharaan. Dan, sementara koleksi mainan yang ditujukan untuk orang dewasa ini dapat diperdebatkan keanehannya, gambar kartun yang memperlihatkan wajah seorang anak di kemasannya cukup mengganggu bagi beberapa orang.


Mainan Paling Mengerikan Asal Jepang

Bagi mereka yang ingin mengintip mainan berbentuk wanita Golem ( mahluk legenda dalam mitologi Yahudi yang dibuat oleh lumpur membentuk manusia ) dan makhluk rawa, ada sebuah gantungan kunci yang memperlihatkannya. Gambar yang terlihat jelas dari dua tubuh yang terjerat pada kemasannya menyiratkan bahwa mainan ini mungkin meminta para pembelinya mengumpulkan 2 koleksinya dan membuat jenis ketiganya.


Mainan Paling Mengerikan Asal Jepang

Orang orang yang suka usil yang mendambakan trik yang benar-benar asli akan senang dengan mainan ‘Baby in a Mircowave‘ ini. Melihat ekspresi dari gambar kartunnya yang tidak cocok dengan tampilan pada bonekanya yang pemalu, para kritikus mungkin berpendapat bahwa seniman dan penemu mainan ini memiliki ide yang berbeda tentang mainan ini.


Mainan Paling Mengerikan Asal Jepang

Mainan aneh yang menggambarkan seorang wanita yang tertusuk ini mungkin ditujukan untuk para penggemar yang terkait dengan manga bertema tentacle. Mainan ini mungkin adalah jebakan yang dimaksudkan untuk menunjukkan dengan tepat tipe dunia dari Patrick Bateman ( karakter dalam film horor thriller American Psycho ).


Mainan Paling Mengerikan Asal Jepang

Mainan berikutnya, yang terdiri dari beberapa bagian tubuh yang terpotong-potong, dibuat untuk orang-orang yang memiliki impian untuk menciptakan mainan zombie mereka sendiri.





0 comments:

Post a Comment