Monday, November 9, 2015

Panen pare (goya) mulai dilakukan Kamis (7/5/2015) bersama seorang warga Indonesia, Sunaryo (23) di sebuah rumah kaca, perkebunan pare di Okinawa Jepang.



"Senang sekali saya memetik pare-pare yang sehat ini.

Bahan yang penting untuk menyambut musim panas Agustus mendatang," kata Sunaryo yang ingin juga mempromosikan pare Okinawa ini ke Indonesia.

Sunaryo sedang melakukan pelatihan saat ini di Okinawa dan dalam waktu dekat akan kembali ke Indonesia.

Hari Pare (goya) diumumkan Okinawa sejak 1997 agar pare Okinawa dapat ekspansi dan memenuhi konsumsi bukan hanya di Jepang tetapi bisa diekspor ke luar negeri.

Untuk itu masyarakat Okinawa banyak menanam pare agar jumlah produksi dapat memenuhi permintaan pasar yang ada.

Pare yang tumbuh di Okinawa besar-besar dan panjang mencapai 25 cm terutama di Itoman Maehira dan rumah kaca perkebunan pare itu dibuat oleh Kinjo Naoki (46) dari Kota Yaese-cho.

"Lumayan panen kali ini bisa mencapai sekitar 200 kilo cukup banyak," kata Kinjo kepada Ryukyu Shimbun edisi Jumat (8/5/2015).(*)

0 comments:

Post a Comment