Monday, March 7, 2016

Sebuah pesan di dalam botol yang ditulis oleh seorang anak laki-laki di Kota Geeveston, Tasmania dipulangkan kembali ke alamatnya melalui sebuah paket pos tak beridentitas dari Turki hanya dalam waktu beberapa pekan saja setelah botol itu dilemparkan ke laut oleh anak tersebut.



Botol bekas ekstrak vanila kecil ini dilemparkan ke laut di Pantai Surveyors, Tasmania Selatan dan dikembalikan kembali ke pemiliknya melalui paket pos dengan stempel pos dari Istambul, Turki.

Ketika berkunjung ke Pantai Surveyor di Selatan Hobart pada pertengahan Februari lalu, seorang anak laki-laki Joshua Manning, 9, dan ibunya, Natalie Manning memutuskan untuk membuat surat didalam botol untuk dilemparkan ke laut.

Joshua dan ibunya  menggunakan botol ekstrak vanilla kecil dan memasukan kedalam botol itu nama dan alamat rumah untuk mengembalikan pesan didalam botol tersebut.

"Kami sebenarnya sudah hampir lupa tentang surat botol itu ketika kembali ke rumah hari itu," ungkap sang ibu, Natalie Manning.

"Pada Selasa lalu saya terkejut mendapati sebuah paket mencurigakan yang ditujukan untuk Joshua dan dikirim oleh seseorang dari Istambul, Turki.

"Jadi Saya memutuskan untuk segera membukanya sebelum anak Saya melihat paket itu, karena khawatir isi kirimannya macam-macam, tapi ketika dibuka saya lihat benda dibungkus kain berwarna ungu dan ternyata botol ekstrak vanila yang sama dengan yang pernah kami lemparkan ke laut bersama Joshua," tuturnya gembira.

Tapi baik Joshua dan ibunya tidak tahu siapa yang mengirimkan kembali surat botol itu ke alamat mereka.

"Di dalam botol itu ada secarik kertas yang terbakar tepinya persis seperti peta harta karun menurut saya," kata Manning.

"Di kertas itu, seseorang yang menemukan surat botol itu menggambar peta yang menurut saya perjalanan botol tersebut, sepertinya mereka tidak tahu  kapan tanggal kami melemparkan surat botol itu ke laut - yang sebenarnya tanggal 22 februaru lalu - dan mereka menduga botol itu telah terhanyut ke Afrika dan akhirnya mendarat di Turki,'

"Botol itu mendarat di Istambul, 16 April lalu, sangat tidak bisa dipercaya,'

Paket itu sendiri dikirim dengan perangko yang distempel di kantor pos Turki tapi tidak menuliskan alamat pengirim kecuali peta itu saja.

Manning mengatakan dilihat dari perangko dan stempel postnya, tampaknya paket itu dikirim dari seseorang yang berada di Universitas di Istambul.

Joshua yakin ini bukan lelucon dan menyatakan surat kecil didalam botol itu memang asli.

"menurut saya ini sungguhan, surat itu ada stempel perangko dari istambl dan Anda tidak bisa mendapatkan stempel istambul semacam itu di Australia kan??

Meski tidak mengetahui siapa yang mengirimkan paket itu, namun ibu dan anak itu mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah mengirimkan surat didalam botol ekstrak  vanila itu,

"Sepertinya mereka berusaha untuk menjadikan hal ini semacam kisah bajak laut, tapi Joshua sangat senang memikirkan perjalanan surat botol miliknya sampai ke Istambul.

Kini Joshua Manning dan ibunya tengah berusaha mencari tahu siapa pengirim paket misterius untuk mereka dari Turki tersebut melalu media sosial.

Peta perjalanan surat didalam botol milik anak laki-laki di Geeveston, Joshua Manning yang dikirimkan oleh pengirim misterius di Turki..


0 comments:

Post a Comment